Mensyukuri apa yang kita miliki dan tidak terus-menerus melihat ke orang lain memang hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Mata kita lebih terfokus dengan rencana Tuhan yang indah akan hidup orang lain, bukan rencana indah Tuhan atas hidup kita sendiri. Kita lebih sering melihat ke atas, mengeluhkan apa yang tidak kita miliki. Bila kita melihat ke bawah, ada banyak sekali hal yang sebenarnya
Matahari tanpa sinar tidak layak disebut matahari. demikian juga dirimu. kau adalah matahari yang seharusnya memancarkan sinar, sekalipun mendung kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat keindahan cahayamu.
AKU sering melihat melihatmu marah ketika kamu melihat orang lain berhasil.
Untuk apa kamu menginginkan keberhasilan orang lain?
Bukankah AKU udah menyediakan suksesmu sendiri?
Kamu tidak pernah mengejarnya, jadi kamu tidak pernah bisa memilikinya.
Matamu tidak terfokus kepada rancangan-Ku yang dahsyat atas hidupmu, melainkan tertuju kepada karya-Ku yang luar biasa atas hidup orang lain.
Jadilah seperti air. Selalu mengalir melewati semua benda, menembus semua sisi dan tanpa batas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar