foto-foto di atas itu gw ambil dari www.iwearup.com brand sepatunya punya diana rikasari, fashion blogger. Sometimes terpikir di otak gue, gue pengen kerja yang fun, santai, tapi berpenghasilan banyak haha. pengen bisnis tapi basic di dunia farmasi. kepikirannya sih pengen punya semacam skin care gitu, tetapi harus kerja sama dengan dermatologis dong ya heeem. sebenarnya sampai sekarang masa depan gue masih buraaaaam banget. sudah terlanjur terjun dalam bidang ilmu pasti gini ya harus berenang biar bertahan hidup. hidup tanpa tujuan yang jelas itu memang tidak enak. semoga saja di tahun ketiga nanti mata gue udah benar-benar terbuka untuk punya visi yang baik, sesuai kehendak Tuhan :)
Tampilkan postingan dengan label thoughts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label thoughts. Tampilkan semua postingan
28 Juli 2011
shoes
gue suka lihat sepatu. suka sama sepatu. pokoknya sukaa aja, tapi bukan pengoleksi sepatu (someday maybe :D) saat ini sih palingan cuma mandangin sepatu di majalah atau di internet. gue suka sepatu tetapi bukan penyuka sepatu yang berbentuk aneh atau mungkin lebih baik disebut unik. gue paling suka melihat sepatu-sepatu yang punya hak (heel) yang bisa bikin tubuh terlihat lebih tinggi (karena gue adalah manusia pendek -,-). andaikan ya gue itu passionnya dibidang design sepatu hahaha. kadang gue pengen punya tallent di bidang design. dulu gue pernah berkeinginan bekerja di suatu majalah semacam majalah gogirl atau cosmo girl gitu haha.
foto-foto di atas itu gw ambil dari www.iwearup.com brand sepatunya punya diana rikasari, fashion blogger. Sometimes terpikir di otak gue, gue pengen kerja yang fun, santai, tapi berpenghasilan banyak haha. pengen bisnis tapi basic di dunia farmasi. kepikirannya sih pengen punya semacam skin care gitu, tetapi harus kerja sama dengan dermatologis dong ya heeem. sebenarnya sampai sekarang masa depan gue masih buraaaaam banget. sudah terlanjur terjun dalam bidang ilmu pasti gini ya harus berenang biar bertahan hidup. hidup tanpa tujuan yang jelas itu memang tidak enak. semoga saja di tahun ketiga nanti mata gue udah benar-benar terbuka untuk punya visi yang baik, sesuai kehendak Tuhan :)
foto-foto di atas itu gw ambil dari www.iwearup.com brand sepatunya punya diana rikasari, fashion blogger. Sometimes terpikir di otak gue, gue pengen kerja yang fun, santai, tapi berpenghasilan banyak haha. pengen bisnis tapi basic di dunia farmasi. kepikirannya sih pengen punya semacam skin care gitu, tetapi harus kerja sama dengan dermatologis dong ya heeem. sebenarnya sampai sekarang masa depan gue masih buraaaaam banget. sudah terlanjur terjun dalam bidang ilmu pasti gini ya harus berenang biar bertahan hidup. hidup tanpa tujuan yang jelas itu memang tidak enak. semoga saja di tahun ketiga nanti mata gue udah benar-benar terbuka untuk punya visi yang baik, sesuai kehendak Tuhan :)
30 Juni 2011
marriage
pembicaraan anak kosan di sore hari.
entah apa yang pertama kali kami bicarakan, di meja segiempat yang berukuran sedang di lantai tiga, tiba-tiba kami membicarakan tentang pernikahan.
"junior gue di singapore, baru beberapa minggu atau bulan di singapore tiba-tiba balik ke medan buat nikah", ujar salah seorang teman
"..........teman seangkatan gue juga mulai dari pengumuman uan gitu udah jarang kelihatan dan pas prom gak dateng ternyata lagi sibuk ngurusin penikahannya", cerita seorang teman lainnya.
"waktu itu gue ngelihat di facebook foto junior gue itu, kayak foto candid gitu, si cewek sama cowok lagi bertatapan dan kelihatan kayak bahagia banget gitu", teman gue cerita dengan semangatnya
"ah gue capek kuliah, capek belajar, pengen nikah aja"
pernah gak kalian ngomong begitu? gue sih sering denger kata-kata itu dari teman-teman deket gue di kuliah, tapi itu ya cuma omongan iseng belaka (atau sebenernya emang jeritan hati? entahlah)
teman-teman dari teman-teman gue itu menikah diumur yang sangat belia. tujuh belas sampai delapan belas tahunlah usianya. saat ini gue delapan belas jalan sembilan belas tahun. memikirkan menikah diumur sebelia ini benar-benar nightmare buat gue. gue aja yang kuliah, yang seharusnya bisa melakukan banyak hal dan bersosialisasi, ketemu banyak orang, dapat banyak pengalaman, tidak melakukan dan mengalami apa yang seharusnya orang seumuran gue lakukan, memanfaatkan masa mudanya dengan sebaik-baiknya. ya, sebenernya bukan berarti orang yang menikah di umur (sangat) muda itu hidupnya jadi terkekang gitu, tapi ya pasti berbedalah dengan yang belum menikah. Dari cerita teman gue, mereka yang menikah itu tidak melanjutkan sekolah. mereka ada yang membantu suami dan berbisnis atau ya tidak melakukan apapun.
gue sendiri tidak ingin menikah sebelum lulus dan mendapatkan kerja. kuliah di S1 masih tiga tahun lagi, ditambah satu tahun untuk keprofesian. belum lagi kalau ternyata nanti gue tertarik untuk S2 (entahlah ya). dan gue harus kerja dulu, punya penghasilan dulu, baru mau menikah. benar-benar tidak terasa sekali kalau gue sudah mau 19 tahun (24 hari lagi!). Tidak terasa itu sudah tahun terakhir berkepala satu. tidak terasa sudah sebesar ini, setua ini. sebenarnya tidak terasa, sebentar lagi gue dapat undangan pernikahan dari teman-teman seangkatan. time flies like an arrow. kalau gue pribadi, ingin sukses dulu, ingin belajar banyak hal, ingin punya banyak pengalaman sebelum terikat oleh janji seumur hidup. masa muda tidak datang dua kali. tidak berarti kalau nikah muda jadi gak menikmati masa muda sih, tetapi pasti beda kan rasanya?
This very moment, right here and now
Begins the journey of my dreams On to forever, hand in hand With the one who matters most to meI have tomorrow to look forward to For God has given me youTo have and to hold
To cherish and honor To love and call my very own To share all I am with Body, heart and soul You are mine as I am yours To have and to holdpictures taken from axioo.com
lyric: to have and to hold
23 Mei 2011
my super sister
let me introduce you, this is my sister. my zupersister.
setelah gue kelar UAS Olahraga (ya, olahraga), gue dapet sms dari nyokap yang isinya memberitahukan bahwa nyokap dan ade gue baru diwawancara sama warta kota karena ADEK GUE TERNYATA PERAIH NEM TERTINGGI SE-DKI JAKARTA :O
ternyata dia bukan saja peraih nem tertinggi di sekolahnya, ternyata se-DKI Jakarta juga. Awalnya gak tahu, nyokap gue juga bilang awalnya dia gak percaya gitu kan, sampai si wartawan itu memberi berkas-berkas (entah apa) baru deh percaya. Tidak hanya peraih nem tertinggi, dia juga sudah diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
gue tahu bagaimana dia belajar dan berusaha. gue tahu seberapa dia taat berdoa dan bersaat teduh. dari awal gue udah yakin dia bakal dapet FKUI dari jalur PMDK atau SNMPTN undangan ini. karena gue tahu betul Tuhan Yesus ngeliat seberapa besar dia bekerja keras dan berdoa.
gue inget dua tahun yang lalu, dia gagal masuk ke SMA 8 Jakarta, mantan SMA saya (hehe). Dua tahun yang lalu, di hari ketiga pendaftaran masuk SMA negeri, nama dia tertendang ke pilihan keduanya, yaitu SMA 81 Jakarta. Gue sedih, apalagi dia. Katanya sih dia kecewa (saat itu gue lagi pergi retreat). gue sedih karena dia gak bisa nikmatin rokris delapan. rokris paling top se-DKI (hahaha). Tapi ternyata Tuhan memang punya rencana lain, rencana yang lebih indah. Berawal dari nyokap gue yang minta dia aksel aja karena sekolah dekat dan dia pas SMP belajarnya nyantai (tapi juara umum -,-) jadi kata nyokap mending aksel aja. Puji Tuhan dia masuk aksel dan selalu rangking satu di kelasnya (kecuali awal semester, rangking dua).
gue bukan orang yang bisa dengan gampang bilang gue sayaaaang banget sama anggota keluarga gue. gue seperti agak malu untuk berkata hal-hal seperti itu. tetapi, jujur gue sayaaang banget sama keluarga gue (yaiyalah), sayang banget sama adek-adek gue (walau kadang nyebelin). and I am soooo proud of you, my sister. So proud to be your sister. gue bangga banget sama lo dan bangga jadi kakak lo. gue iri banget sama lo yang bisa fokus kalo belajar, gak kayak gue yang bentar-bentar jalan-jalan ke bawah, bentar-bentar nonton tv, bentar-bentar cek hp -,-
satu pelajaran yang bisa diambil, rencana Tuhan itu pasti selalu lebih baik dari rencana kita. Adek gue gak masuk SMA 8 (yang katanya terbaik di DKI), itu bisa dianggap sebagai suatu kegagalan, tetapi ternyata dibalik itu, Tuhan buat dia jadi siswa aksel yang meraih nem tertinggi di DKI dan diterima jadi mahasiswa kedokteran Universitas Indonesia tanpa harus tes. Jadi, kegagalan itu bukan berarti akhir dari segalanya, percayalah bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan kepada mereka yang percaya kepada-Nya, termasuk bekerja dalam sebuah kegagalan untuk memberikan kesuksesan yang lebih dari kita harapkan :)
setelah gue kelar UAS Olahraga (ya, olahraga), gue dapet sms dari nyokap yang isinya memberitahukan bahwa nyokap dan ade gue baru diwawancara sama warta kota karena ADEK GUE TERNYATA PERAIH NEM TERTINGGI SE-DKI JAKARTA :O
ternyata dia bukan saja peraih nem tertinggi di sekolahnya, ternyata se-DKI Jakarta juga. Awalnya gak tahu, nyokap gue juga bilang awalnya dia gak percaya gitu kan, sampai si wartawan itu memberi berkas-berkas (entah apa) baru deh percaya. Tidak hanya peraih nem tertinggi, dia juga sudah diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
gue tahu bagaimana dia belajar dan berusaha. gue tahu seberapa dia taat berdoa dan bersaat teduh. dari awal gue udah yakin dia bakal dapet FKUI dari jalur PMDK atau SNMPTN undangan ini. karena gue tahu betul Tuhan Yesus ngeliat seberapa besar dia bekerja keras dan berdoa.
gue inget dua tahun yang lalu, dia gagal masuk ke SMA 8 Jakarta, mantan SMA saya (hehe). Dua tahun yang lalu, di hari ketiga pendaftaran masuk SMA negeri, nama dia tertendang ke pilihan keduanya, yaitu SMA 81 Jakarta. Gue sedih, apalagi dia. Katanya sih dia kecewa (saat itu gue lagi pergi retreat). gue sedih karena dia gak bisa nikmatin rokris delapan. rokris paling top se-DKI (hahaha). Tapi ternyata Tuhan memang punya rencana lain, rencana yang lebih indah. Berawal dari nyokap gue yang minta dia aksel aja karena sekolah dekat dan dia pas SMP belajarnya nyantai (tapi juara umum -,-) jadi kata nyokap mending aksel aja. Puji Tuhan dia masuk aksel dan selalu rangking satu di kelasnya (kecuali awal semester, rangking dua).
gue bukan orang yang bisa dengan gampang bilang gue sayaaaang banget sama anggota keluarga gue. gue seperti agak malu untuk berkata hal-hal seperti itu. tetapi, jujur gue sayaaang banget sama keluarga gue (yaiyalah), sayang banget sama adek-adek gue (walau kadang nyebelin). and I am soooo proud of you, my sister. So proud to be your sister. gue bangga banget sama lo dan bangga jadi kakak lo. gue iri banget sama lo yang bisa fokus kalo belajar, gak kayak gue yang bentar-bentar jalan-jalan ke bawah, bentar-bentar nonton tv, bentar-bentar cek hp -,-
satu pelajaran yang bisa diambil, rencana Tuhan itu pasti selalu lebih baik dari rencana kita. Adek gue gak masuk SMA 8 (yang katanya terbaik di DKI), itu bisa dianggap sebagai suatu kegagalan, tetapi ternyata dibalik itu, Tuhan buat dia jadi siswa aksel yang meraih nem tertinggi di DKI dan diterima jadi mahasiswa kedokteran Universitas Indonesia tanpa harus tes. Jadi, kegagalan itu bukan berarti akhir dari segalanya, percayalah bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan kepada mereka yang percaya kepada-Nya, termasuk bekerja dalam sebuah kegagalan untuk memberikan kesuksesan yang lebih dari kita harapkan :)
17 April 2011
help.
And I’m tired of being all alone, and this solitary moment makes me want to come back homeI need you, Mom. here. right now. I just need someone who can make me feel better. without saying anything. I just need to see you, to be around you. I don't know, but I really-really feel so alone. lonely.
I don't know what's wrong with me. with my heart. with my brain. I don't know, but I feel so empty inside. feels like screaming because I don't have anyone to talk to. tears are falling down and I don't know why. I don't know anything and it's hurt.
My brain refuses to study. I don't know what to do. My head can't stop thinking about someone whom I met once err maybe twice. my study is like a mess and I don't know what to do.
what should I do?
what can I do?
14 April 2011
good bye
kemarin, saat gue sedang asik mencari data dan memoles presentasi bahasa Inggris untuk UAS mata kuliah Inggris, saya iseng membuka facebook. Di home saya tertera teman lama saya mengubah statusnya menjadi single. Sebagai teman yang pernah dekat, pernah main bareng, pernah saling curhat, pernah istirahat bareng, pernah barenglah pokoknya, saya mencoba untuk peduli,dong, bertanya ada apa, bagaimana, dan mengapa. Saya ambil si smartphone, bbm dia. Lama tidak delivered, sampai akhirnya delivered juga. Lamaaaa, akhirnya saya end chat. Lagi main-mainin si handphone, liat-liat recent updates, si used-to-be my close friend itu update display name. Jadi. dia. udah. megang. handphone. liat. bbm. dan. pasti. liat. bbm. dari. gue. dong. ya. dan. tidak. dibales.
fine.
whatever.
kita emang udah gak dekat semenjak masuk kembali setelah libur lebaran. kita bener-bener gak ada kontak lagi setelah lo menikmati teman-teman baru, setelah lo akhirnya menjauh dari peradaban permainan teman lama. mungkin emang lo lagi gak mau cerita. mungkin lo gak mood. mungkin lo males inget-inget. tapi bisa kan setidaknya lo bales bilang: sori, gue gak mau ngomongin itu lagi atau apalah at least lo bales. gue bahkan gak tahu lo read apa langsung end chat karena udah gue end chat duluan.
gue kesel. to the max. mood gue langsung rusak.
gue sampai gak tahu ini mau ngetik apa karena rasa kesel itu jadi muncul lagi. coba lo yang baca jadi gue. orang yang dulu pernah dekat, pernah saling cerita, pernah barenglah, sepermainan gitu. tiga tahun di sma, bukan cuma sebulan dua bulan atau setahun. gue gak ngerti sama orang-orang yang seperti itu. orang-orang yang mudah melupakan teman lamanya kalau dia udah gak main bareng lagi, em, dalam kasus ini kita satu kampus tapi beda fakultas. gue punya teman main di fakultas sendiri, gue senang sama mereka, gue menikmati waktu-waktu gue sama mereka, tapi gue juga masih punya waktu sama teman lama gue. gue masih bareng teman-teman sma gue kalau weekend. kita selalu gereja bareng, ke persekutuan bareng. gue gak tahu kenapa dia jadi sombong dan menghilang. and the worst thing of all is, gue satu kosan sama dia. what the hell.
So, I won't care anymore.
no more.
I won't expect anything.
you go your way, and I'll go mine.
good bye.
sorry for spamming.
fine.
whatever.
kita emang udah gak dekat semenjak masuk kembali setelah libur lebaran. kita bener-bener gak ada kontak lagi setelah lo menikmati teman-teman baru, setelah lo akhirnya menjauh dari peradaban permainan teman lama. mungkin emang lo lagi gak mau cerita. mungkin lo gak mood. mungkin lo males inget-inget. tapi bisa kan setidaknya lo bales bilang: sori, gue gak mau ngomongin itu lagi atau apalah at least lo bales. gue bahkan gak tahu lo read apa langsung end chat karena udah gue end chat duluan.
gue kesel. to the max. mood gue langsung rusak.
gue sampai gak tahu ini mau ngetik apa karena rasa kesel itu jadi muncul lagi. coba lo yang baca jadi gue. orang yang dulu pernah dekat, pernah saling cerita, pernah barenglah, sepermainan gitu. tiga tahun di sma, bukan cuma sebulan dua bulan atau setahun. gue gak ngerti sama orang-orang yang seperti itu. orang-orang yang mudah melupakan teman lamanya kalau dia udah gak main bareng lagi, em, dalam kasus ini kita satu kampus tapi beda fakultas. gue punya teman main di fakultas sendiri, gue senang sama mereka, gue menikmati waktu-waktu gue sama mereka, tapi gue juga masih punya waktu sama teman lama gue. gue masih bareng teman-teman sma gue kalau weekend. kita selalu gereja bareng, ke persekutuan bareng. gue gak tahu kenapa dia jadi sombong dan menghilang. and the worst thing of all is, gue satu kosan sama dia. what the hell.
So, I won't care anymore.
no more.
I won't expect anything.
you go your way, and I'll go mine.
good bye.
sorry for spamming.
8 April 2011
passion in fashion
I wish my passion is in fashion.
I love clothes. I love shoes. I love bags. I am not a fashionista exactly, but recently, I love these kind of things.
I just wish if only I can buy everything that I want. I wish I can go shopping every single day. I wish I can travel around the world, buy fashion things in the different country.
If I can choose what my tallents are, I want to be good in designing and making my own clothing line, design shoes and also bags. I want to be good in mix max everything I own in my wardrobe. I want to be brave, to make my own style and being different.
I also interested in make up recently. I thing I wanna buy some make-up things like foundation, mascara, blush on, lipgloss, and some nails polis colored in neon.
I think that fashion is an interesting thing. It doesn't have to be a passion actually. everybody is a stylist for themselves.
"what you wear is how you present yourself to the world. Fashion is like playground, cause there is no rules. You can play with colours, be silly and nutty with different styles. Fashion is dress up how you feel."
3 April 2011
random things
I wish I can go shopping every single day
......I wish I can see you sooner
I love the way camera capture the memories
I want to loose some weight, not for others, but for myself
currently, I love shoes, I love seeing pictures about shoes and someday I will be a shoes collector
........I want to hold your hand, so let me hold your hand
pictures taken from my tumblr, reblog from other
18 Januari 2011
problem
I am not good at solving problems or giving suggestions but I am a good listener
gw kagok sebenarnya kalau ada teman yang curhat masalah 'berat', ya, tentang apa kek, karena gw suka bingung ngasih saran, selain itu entah mengapa buat gw lebih nyaman kalau sambil text message ajah dibandingkan ngomong langsung. nanti gw banyak diam, bingung, dan tak berkutik (lebay). tetapi, gw senang kalau ada orang yang mau berbagi masalah. gw mungkin memang tidak bagus dalam menanggapi atau memberi saran, tetapi gw bisa jadi pendengar yang baik. pendengar yang siap mendengarkan tangis, keluhan, teriakan, semuanya ayo ajah deh.
terkadang orang curhat bukan butuh nasihat atau saran, tetapi mereka butuh untuk didengarkan. kalau menurut gw, setiap orang pasti ingin membagi ceritanya atau masalahnya ke orang lain ketimbang menyimpannya sendirian. lebih baik juga dibagi, diceritakan, bukan untuk mengumbar-umbar masalah ke orang lain, tetapi ya untuk saling share dan menenangkan hati dengan mengutarakan apa yang mengganjal di dalam hati. Tuhan memberi kita orang lain (baca: teman) dalam hidup kita ya untuk kita saling berbagi dan teman yang baik itu mau saling berbagi di saat suka mau pun duka.
waktu gw retreat kelas tiga SMP, ada bagian acara di mana kita mengutarakan apa yang ada dipikiran kita kepada Tuhan, tetapi dua kelas digabung dalam suatu ruangan bersama seorang pastor bukan pribadi ngomongnya, jadi semuanya bisa dengar. dari sana gw sadar bahwa orang yang lo liat setiap harinya tersenyum, tertawa, gembira, bukanlah orang yang tidak punya masalah dalam hidupnya, bukan orang yang bebas dari kata derita, atau orang yang hidupnya 'perfect'. setiap orang pasti punya masalah, pasti.
gw kagok sebenarnya kalau ada teman yang curhat masalah 'berat', ya, tentang apa kek, karena gw suka bingung ngasih saran, selain itu entah mengapa buat gw lebih nyaman kalau sambil text message ajah dibandingkan ngomong langsung. nanti gw banyak diam, bingung, dan tak berkutik (lebay). tetapi, gw senang kalau ada orang yang mau berbagi masalah. gw mungkin memang tidak bagus dalam menanggapi atau memberi saran, tetapi gw bisa jadi pendengar yang baik. pendengar yang siap mendengarkan tangis, keluhan, teriakan, semuanya ayo ajah deh.
terkadang orang curhat bukan butuh nasihat atau saran, tetapi mereka butuh untuk didengarkan. kalau menurut gw, setiap orang pasti ingin membagi ceritanya atau masalahnya ke orang lain ketimbang menyimpannya sendirian. lebih baik juga dibagi, diceritakan, bukan untuk mengumbar-umbar masalah ke orang lain, tetapi ya untuk saling share dan menenangkan hati dengan mengutarakan apa yang mengganjal di dalam hati. Tuhan memberi kita orang lain (baca: teman) dalam hidup kita ya untuk kita saling berbagi dan teman yang baik itu mau saling berbagi di saat suka mau pun duka.
waktu gw retreat kelas tiga SMP, ada bagian acara di mana kita mengutarakan apa yang ada dipikiran kita kepada Tuhan, tetapi dua kelas digabung dalam suatu ruangan bersama seorang pastor bukan pribadi ngomongnya, jadi semuanya bisa dengar. dari sana gw sadar bahwa orang yang lo liat setiap harinya tersenyum, tertawa, gembira, bukanlah orang yang tidak punya masalah dalam hidupnya, bukan orang yang bebas dari kata derita, atau orang yang hidupnya 'perfect'. setiap orang pasti punya masalah, pasti.
30 Desember 2010
they call it love
gw, baru saja selesai membaca habis marmut merah jambu, dan sedang in the mood untuk menulis hal-hal yang berbau relationship. Gw gak tahu semua isi cerita di buku itu kisah nyata atau sudah ditempeli dengan imajinasi-imajinasi liar si penulis, tetapi menurut gw semuanya asyik. Gw serasa lagi baca diari si penulis. Bahasanya bahasa sehari-hari banget jadinya asik, kayak lagi baca diari orang. terus, jadinya kan gw pengen ikut-ikutan nulis tentang relationship.
sebagai pembuka, gw kutip kata-kata dari MMJ bab How I Met You, Not Your Mother
kita tidak akan tahu bagaimana,kapan,di mana, jam berapa, bulan apa, tahun berapa, kita bertemu dengan si soulmate erg, kita sebut doi ajah kali ya, agak geli gw pake istilah soulmate. Mungkin pertemuan biasa seperti satu sekolah atau satu kampus atau satu kampus, mungkin ketemu di suatu tempat rekreasi, di toko buku, di suatu acara, atau mungkin juga di depan pintu toilet. sebenarnya mungkin gak sih kalo orang itu jatuh cinta pada pandangan pertama? kalau dia bilangnya jatuh suka pada pandangan pertama sih gw percaya, lah ini jatuh cinta. Kalau di dalam otak gw, skenario orang pacaran tuh: ketemu, sering liat, tertarik, suka, dideketin, lama-lama sayang, terus sampai lah ditahap yang namanya cinta. dan semua itu butuh proses. panjang. Tetapi, kalo lo udah ketemu seseorang terus nge-judge : she/he is the one, semua skenario berubah dan lo meng-improve semua skrip, bikin skrip baru yang lebih........singkat.
berikut skenario yang asli
lagi di party nya teman, si cewek ngerasa ada cowok yang meratiin gerak-geriknya terus. Si cewe yang nyadar dilirikin itu sesekali bales ngelirik. mulainya mereka berkenalan melalui si teman yang mengundang acara itu. awalnya malu-malu tapi mau. keesokan harinya, saat membuka situs jejaring sosial, si doi nge-add. buru-buru dong di accept. nge-wall, lanjut si doi minta nomor hp, sms-an, teleponan, ketemuan. Mulainya mereka berteman akrab, malu-malu dulu, banyak diamnya daripada ngomongnya ampe kuping panas dan tagihan pulsa membludak. lama-lama mulai sering pergi bareng, nonton bareng, makan bareng. mulai main ke rumah, main sama teman-teman, kenalan sama teman-teman dia, dan tibalah saat menyandang status: already taken. pacaran lama, berbulan-bulan, walaupun didera badai pertengkaran sesekali, sampai akhirnya pada tahap yang namanya: pernikahan. happily ever after. the end.
lalu, begini yang terjadi
lagi di party blablabla sampai sms-an. Belum ketemuan lagi nih semenjak pesta itu, baru sms-an sama teleponan doang, baru ajah beberapa, gak nyampe seminggu, eh si doi nembak. dengan mudahnya jawaban iya itu terlontar. awalnya baik-baik saja, semuanya manis-manis saja, sampai akhirnya si doi mulai mengeluarkan dirinya yang sesungguhnya dan.......hubungan berakhir. the end.
itulah akibatnya bila gak pintar memilih pasangan. ada yang naksir dikit, main tancap ajah. hmm gak tau ya, gw itu meyakini bila sebelum pacaran kita belum terlalu kenal sama pasangan kita, misalnya dia orang yang baru kita kenal, benar-benar baru tahu, terus selang berapa minggu tiba-tiba udah jadian ajah, gw gak yakin hubungannya bakalan tahan lama. tak tahu juga ya. tergantung pribadinya juga sih sebenarnya.
selain love at the first sight, ada juga istilah lain yang terkenal dalam kamus relationship: backstreet.
sebagai pembuka, gw kutip kata-kata dari MMJ bab How I Met You, Not Your Mother
"Masing-masing dari kita punya garis kehidupan yang digambarkan. Dan masing-masing dari kita, kalau diizinkan, akan saling bersinggungan"
Marmut Merah Jambu, hlm163
kita tidak akan tahu bagaimana,kapan,di mana, jam berapa, bulan apa, tahun berapa, kita bertemu dengan si soulmate erg, kita sebut doi ajah kali ya, agak geli gw pake istilah soulmate. Mungkin pertemuan biasa seperti satu sekolah atau satu kampus atau satu kampus, mungkin ketemu di suatu tempat rekreasi, di toko buku, di suatu acara, atau mungkin juga di depan pintu toilet. sebenarnya mungkin gak sih kalo orang itu jatuh cinta pada pandangan pertama? kalau dia bilangnya jatuh suka pada pandangan pertama sih gw percaya, lah ini jatuh cinta. Kalau di dalam otak gw, skenario orang pacaran tuh: ketemu, sering liat, tertarik, suka, dideketin, lama-lama sayang, terus sampai lah ditahap yang namanya cinta. dan semua itu butuh proses. panjang. Tetapi, kalo lo udah ketemu seseorang terus nge-judge : she/he is the one, semua skenario berubah dan lo meng-improve semua skrip, bikin skrip baru yang lebih........singkat.
berikut skenario yang asli
lagi di party nya teman, si cewek ngerasa ada cowok yang meratiin gerak-geriknya terus. Si cewe yang nyadar dilirikin itu sesekali bales ngelirik. mulainya mereka berkenalan melalui si teman yang mengundang acara itu. awalnya malu-malu tapi mau. keesokan harinya, saat membuka situs jejaring sosial, si doi nge-add. buru-buru dong di accept. nge-wall, lanjut si doi minta nomor hp, sms-an, teleponan, ketemuan. Mulainya mereka berteman akrab, malu-malu dulu, banyak diamnya daripada ngomongnya ampe kuping panas dan tagihan pulsa membludak. lama-lama mulai sering pergi bareng, nonton bareng, makan bareng. mulai main ke rumah, main sama teman-teman, kenalan sama teman-teman dia, dan tibalah saat menyandang status: already taken. pacaran lama, berbulan-bulan, walaupun didera badai pertengkaran sesekali, sampai akhirnya pada tahap yang namanya: pernikahan. happily ever after. the end.
lalu, begini yang terjadi
lagi di party blablabla sampai sms-an. Belum ketemuan lagi nih semenjak pesta itu, baru sms-an sama teleponan doang, baru ajah beberapa, gak nyampe seminggu, eh si doi nembak. dengan mudahnya jawaban iya itu terlontar. awalnya baik-baik saja, semuanya manis-manis saja, sampai akhirnya si doi mulai mengeluarkan dirinya yang sesungguhnya dan.......hubungan berakhir. the end.
itulah akibatnya bila gak pintar memilih pasangan. ada yang naksir dikit, main tancap ajah. hmm gak tau ya, gw itu meyakini bila sebelum pacaran kita belum terlalu kenal sama pasangan kita, misalnya dia orang yang baru kita kenal, benar-benar baru tahu, terus selang berapa minggu tiba-tiba udah jadian ajah, gw gak yakin hubungannya bakalan tahan lama. tak tahu juga ya. tergantung pribadinya juga sih sebenarnya.
selain love at the first sight, ada juga istilah lain yang terkenal dalam kamus relationship: backstreet.
If a relationship has to be a secret, you shouldn’t be in it
tuh, diingetin tuh, jangan backstreet! jangan. jangan. jangan deh, gak asik tahu. tapi, kalo lo hidup jauh dari orang tua trus orang tua lo mungkin agak sedikit kolot ya, elo, yang adalah seorang remaja yang sudah tumbuh besar, sudah tidak pakai seragam, udah punya ktp, sim, stnk, npwp, oke, berlebihan, tetapi masih gak dibolehin pacaran, backstreet adalah pilihan mutlak. kalau lo hidup masih satu rumah sama nyak babe, masih dipelototin terus kegiatannya, mending tahan dulu deh nafsu pacarannya. selalu ada waktu yang tepat untuk momen yang tepat kok.
nah, kalo gw, sekarang tuh lagi nunggu waktu yang tepat untuk momen yang tepat itu. nunggu. nunggu. nunggu. dan...........bosan. yap, bosan untuk menunggu. lalala nikmatin saja ya. namanya juga hidup.
sampah = trash
saya sangat sadar, sangat-sangat, bahwa banyak sekali (sebenarnya hampir semua) postingan saya itu seperti layak disebut, ehm, sampah. ya, sampah. tidak berisi, hanya curhatan norak anak remaja yang labil. ini blog sudah jadi diari online gw, padahal awalnya gw membuat blog baru ini adalah untuk menuangkan ide-ide dan pemikiran gw tentang fenomena sekitar atau tentang apa sajalah yang berguna buat yang baca (kalau ada yang baca). Setelah melihat-lihat kembali, postingan demi postingan, gila, sampah semuaaa! karena sudah terlanjur begini, ya sudah, blog ini gw nobatkan sebagai blog sampah gw saja, blog tempat gw nyampah, ngeluh, berbagi cerita, kalau tidak ada orang yang bisa gw sampahin, keluhin, dan bagiin cerita (nasib).
sekarang gw mau berbagi pengalaman gw setelah membaca bukunya Raditya Dika yang berjudul Marmut Merah Jambu. Bukunya Dika yang pertama, satu-satunya, gw beli dan gw baca. Berawal dari membuka blog teman gw, baca postingan dia, trus gw liat deh ada linknya raditya dika (yang sebenarnya udah gw liat beberapa kali dan baru sekarang gw klik karena gw ngefollow si Raditya Dika di twitter). Gila, tuh blog menghipnotis gw untuk membeli buku dia yang terakhir, Marmut Merah Jambu itu. Langsung deh abis close tab, shut down, mandi, gw cap cus naik motor ke toko buku Gracia. Sepi gila tuh toko buku, cuma ada dan pekerja-pekerjanya. Koleksi bukunya juga kacau banget. Untung sajaaa, ada si Marmut Merah Jambu! Langsung deh gw ambil terus bayar di kasir deh. Gw belum selesai baca sih, tetapi gw mau komen sekarang. Itu buku....... ringan banget, lebih ringan dari pasir pantai (?). Berasa baca diari orang lain. Bacanya gak pake mikir, gak pake beban, gak pake memutar dan memeras otak. Nah, hubungannya sama paragraf pertama gw ini, si blognya raditya dika dan bukunya dia yang membuat gw berpikir, 'ya udah lah ya, mungkin gw sekarang belum mampu membuat blog yang 'berisi', yang punya nilai manfaat buat orang lain. Blog ini biarlah menjadi blog sampah, tempat gw nyampah, tempat gw menampung apa yang dipikiran gw, apa yang dialami sama gw'.
Oh,ya, sedikit bercerita dengan tampilan baru blog gw. Karena bosan dengan warna-warna gelap dan tipe transparan, jadilah gw mengubah layoutnya. Gw juga mengubah namanya dari more than words menjadi g!licious. Aneh ya? emang. soalnya gw juga gak tahu mau kasih nama apa. g!cilous itu punya cerita kok. Awalnya gw cuma mau bikin g!, tapi kok singkat banget ya, yaudah, gw tambahin deh licious yang gw curi dari kata delicious. garing ya.
nah, buat kamu-kamu yang kebetulan lewat, kebetulan baca, kebetulan liat, yang gak suka sama sampah, saran paling manjur dari gw adalah, tinggalkan blog ini segera! Jangan biarkan otak dan mata kamu dipenuhi sampah-sampah saya.
nb: kok gw ngerasa gaya tulisan gw jadi (sok) ngelawak, ngikutin style raditya dika gitu gwƪ(˘⌣˘)ʃ haha dasar gak bisa punya gaya sendiri nih gw
sekarang gw mau berbagi pengalaman gw setelah membaca bukunya Raditya Dika yang berjudul Marmut Merah Jambu. Bukunya Dika yang pertama, satu-satunya, gw beli dan gw baca. Berawal dari membuka blog teman gw, baca postingan dia, trus gw liat deh ada linknya raditya dika (yang sebenarnya udah gw liat beberapa kali dan baru sekarang gw klik karena gw ngefollow si Raditya Dika di twitter). Gila, tuh blog menghipnotis gw untuk membeli buku dia yang terakhir, Marmut Merah Jambu itu. Langsung deh abis close tab, shut down, mandi, gw cap cus naik motor ke toko buku Gracia. Sepi gila tuh toko buku, cuma ada dan pekerja-pekerjanya. Koleksi bukunya juga kacau banget. Untung sajaaa, ada si Marmut Merah Jambu! Langsung deh gw ambil terus bayar di kasir deh. Gw belum selesai baca sih, tetapi gw mau komen sekarang. Itu buku....... ringan banget, lebih ringan dari pasir pantai (?). Berasa baca diari orang lain. Bacanya gak pake mikir, gak pake beban, gak pake memutar dan memeras otak. Nah, hubungannya sama paragraf pertama gw ini, si blognya raditya dika dan bukunya dia yang membuat gw berpikir, 'ya udah lah ya, mungkin gw sekarang belum mampu membuat blog yang 'berisi', yang punya nilai manfaat buat orang lain. Blog ini biarlah menjadi blog sampah, tempat gw nyampah, tempat gw menampung apa yang dipikiran gw, apa yang dialami sama gw'.
Oh,ya, sedikit bercerita dengan tampilan baru blog gw. Karena bosan dengan warna-warna gelap dan tipe transparan, jadilah gw mengubah layoutnya. Gw juga mengubah namanya dari more than words menjadi g!licious. Aneh ya? emang. soalnya gw juga gak tahu mau kasih nama apa. g!cilous itu punya cerita kok. Awalnya gw cuma mau bikin g!, tapi kok singkat banget ya, yaudah, gw tambahin deh licious yang gw curi dari kata delicious. garing ya.
nah, buat kamu-kamu yang kebetulan lewat, kebetulan baca, kebetulan liat, yang gak suka sama sampah, saran paling manjur dari gw adalah, tinggalkan blog ini segera! Jangan biarkan otak dan mata kamu dipenuhi sampah-sampah saya.
nb: kok gw ngerasa gaya tulisan gw jadi (sok) ngelawak, ngikutin style raditya dika gitu gwƪ(˘⌣˘)ʃ haha dasar gak bisa punya gaya sendiri nih gw
27 Desember 2010
time flies. all grown up.
me, 18 years old. a student colleger. live (two hours) from home.
does time fly to fast?
there days ago was christmas eve and two days ago was christmas.
I have a family gathering everychristmas in my grandpa's home. biasanya kebaktian di tengah malam (00.00) tetapi tidak untuk malam ini. Setelah tiup lilin ulang tahun pertama sepupu saya dan makan malah (yang sangat telat), kami mengadakan kebaktian malam natal (berhubung juga ada keluarga dari sepupu saya). Saya (seperti) tidak begitu merasakan suasana natal (lagi) untuk tahun ini. Saya ingat dulu waktu saya kecil mama dan inanguda-inanguda (tante) saya suka membuat kue natal bersama. Dulu suasana natal itu begitu kental dan begitu terasa. Saya merasakan suatu sukacita dan kegembiraan tersendiri di dalam hati. Tetapi, tidak lagi untuk tahun ini.
Time flies, people change.
Saya seperti baru sadar bahwa waktu berlalu begitu cepat. Saya sampai tidak sadar bahwa saya sudah sebesar ini. delapan belas tahun. satu setengah tahun lagi untuk mencapai kepala dua. Saya tidak sadar bahwa sepupu-sepupu saya juga sudah bertambah besar. Dulu mereka hanyalah bocah-bocah cilik yang cuma bisa nangis dan minta permen, tetapi sekarang, mereka bahkan sudah mengenal rasa suka terhadap lawan jenis.
kira-kira empat hari menuju tahun baru. saya merindukan saat-saat berlibur bersama keluarga besar dalam menyambut tahun baru. biasanya saudara saya yang di Palu datang berkunjung ke Jakarta dan semua keluarga besar berlibur ke puncak atau bandung untuk bertahun baru bersama. saya merindukan masa-masa kecil saya, masa-masa yang saya pikir tak akan terulang. masa-masa di mana semua orang masih berkumpul, tidak terpecah belah, dan peduli. saya merasa semakin tahun moment-moment menyenangkan semakin luntur. saya rasa masa yang paling menyenangkan memang masa kanak-kanak ya, sayang sekali anak-anak jaman sekarang tidak lagi mengalami apa yang anak-anak jaman saya rasakan haha
does time fly to fast?
there days ago was christmas eve and two days ago was christmas.
I have a family gathering everychristmas in my grandpa's home. biasanya kebaktian di tengah malam (00.00) tetapi tidak untuk malam ini. Setelah tiup lilin ulang tahun pertama sepupu saya dan makan malah (yang sangat telat), kami mengadakan kebaktian malam natal (berhubung juga ada keluarga dari sepupu saya). Saya (seperti) tidak begitu merasakan suasana natal (lagi) untuk tahun ini. Saya ingat dulu waktu saya kecil mama dan inanguda-inanguda (tante) saya suka membuat kue natal bersama. Dulu suasana natal itu begitu kental dan begitu terasa. Saya merasakan suatu sukacita dan kegembiraan tersendiri di dalam hati. Tetapi, tidak lagi untuk tahun ini.
Time flies, people change.
Saya seperti baru sadar bahwa waktu berlalu begitu cepat. Saya sampai tidak sadar bahwa saya sudah sebesar ini. delapan belas tahun. satu setengah tahun lagi untuk mencapai kepala dua. Saya tidak sadar bahwa sepupu-sepupu saya juga sudah bertambah besar. Dulu mereka hanyalah bocah-bocah cilik yang cuma bisa nangis dan minta permen, tetapi sekarang, mereka bahkan sudah mengenal rasa suka terhadap lawan jenis.
kira-kira empat hari menuju tahun baru. saya merindukan saat-saat berlibur bersama keluarga besar dalam menyambut tahun baru. biasanya saudara saya yang di Palu datang berkunjung ke Jakarta dan semua keluarga besar berlibur ke puncak atau bandung untuk bertahun baru bersama. saya merindukan masa-masa kecil saya, masa-masa yang saya pikir tak akan terulang. masa-masa di mana semua orang masih berkumpul, tidak terpecah belah, dan peduli. saya merasa semakin tahun moment-moment menyenangkan semakin luntur. saya rasa masa yang paling menyenangkan memang masa kanak-kanak ya, sayang sekali anak-anak jaman sekarang tidak lagi mengalami apa yang anak-anak jaman saya rasakan haha
16 November 2010
life
seorang teman saya di blognya (atau status ya) pernah berkata: friendship ends when we stop sharing. Saat ini saya merasakan (lagi) sepertinya saya akan kehilangan (lagi) seorang teman akrab. Saya sudah kehilangan teman-teman akrab saya di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, dan sepertinya saya akan kehilangan satu orang teman akrab saya dari sekolah menengah atas. Sejujurnya sih saya sudah mulai merasa kehilangan dia semenjak naik kelas ke kelas XI dan saya rasa sebentar lagi saya akan kehilangan dia seutuhnya (apasih bahasa gw -,-). Saya tidak tahu harus bagaimana dan harus berbuat apa. Let it flow sajalah ya. People come and go but best friend will stay forever. She will go her way and I'll go mine.
Saya merasa teman-teman (SMA) saya sudah merasa betah dan akrab dengan teman-teman fakultasnya. Sudah mulai merasakan sebuah keluarga baru. Saya seperti merasa hampir semua orang sudah menikmati masa-masa kuliahnya dan teman-temannya. Saya jadi merasa left behind banget. Saya merasa sangat sangat sangat ANSOS. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Bahkan di saat-saat sendu seperti ini saya tidak tahu harus berbagi cerita dengan siapa. Saya tidak tahu harus berkeluh kesah dengan siapa. Dan semua itu membuat saya duduk di depan laptop ini, mengetik, mengeluarkan isi hati dan pikiran saya. Bukannya duduk dan memelototi soal tutorial fisika karena Jumat nanti saya UTS ke-2 Fisika. Nilai UTS 1 fisika saya hancur lebur dan saya sangat harus memperbaikinya di UTS 2, tetapi semangat belajar saya runtuh dan remuk. Hilang dibawa angin -,-
Intinya, saya sedang menjalani hari-hari yang datar dan penuh lubang. Tetapi, saya mau percaya bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan saya melewatinya sendirian. Ada banyak hal yang saya keluhkan, tetapi ada berlipat ganda banyaknya hal yang bisa saya syukuri.
Saya merasa teman-teman (SMA) saya sudah merasa betah dan akrab dengan teman-teman fakultasnya. Sudah mulai merasakan sebuah keluarga baru. Saya seperti merasa hampir semua orang sudah menikmati masa-masa kuliahnya dan teman-temannya. Saya jadi merasa left behind banget. Saya merasa sangat sangat sangat ANSOS. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Bahkan di saat-saat sendu seperti ini saya tidak tahu harus berbagi cerita dengan siapa. Saya tidak tahu harus berkeluh kesah dengan siapa. Dan semua itu membuat saya duduk di depan laptop ini, mengetik, mengeluarkan isi hati dan pikiran saya. Bukannya duduk dan memelototi soal tutorial fisika karena Jumat nanti saya UTS ke-2 Fisika. Nilai UTS 1 fisika saya hancur lebur dan saya sangat harus memperbaikinya di UTS 2, tetapi semangat belajar saya runtuh dan remuk. Hilang dibawa angin -,-
Intinya, saya sedang menjalani hari-hari yang datar dan penuh lubang. Tetapi, saya mau percaya bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan saya melewatinya sendirian. Ada banyak hal yang saya keluhkan, tetapi ada berlipat ganda banyaknya hal yang bisa saya syukuri.
3 Oktober 2010
24 Hours
24 hours. Ini adalah tema kebaktian Jumatan PMK minggu ini.
Tema tersebut menyadarkan saya betapa saya tidak mempergunakan waktu saya dengan baik. Kadang saya, mungkin Anda juga berpikir bahwa 24 jam sehari itu tidak cukup. Saya diingatkan bahwa Tuhan membuat segala dengan rencana dan perhitungan. Ia memberikan 24 jam dalam sehari karena Ia tahu bahwa anak-anak Nya sanggup melakukan segala aktivitasnya dalam 24 jam tersebut. Memang tidak bisa sekaligus semua hal kita kerjakan, harus ada skala prioritas. Pergunakan waktu dengan bijaksana, pakailah waktu-waktu yang ada, dan jangan lupa sisihkan waktu untuk Tuhan. Sisihkan, bukan sisakan.
Tema tersebut menyadarkan saya betapa saya tidak mempergunakan waktu saya dengan baik. Kadang saya, mungkin Anda juga berpikir bahwa 24 jam sehari itu tidak cukup. Saya diingatkan bahwa Tuhan membuat segala dengan rencana dan perhitungan. Ia memberikan 24 jam dalam sehari karena Ia tahu bahwa anak-anak Nya sanggup melakukan segala aktivitasnya dalam 24 jam tersebut. Memang tidak bisa sekaligus semua hal kita kerjakan, harus ada skala prioritas. Pergunakan waktu dengan bijaksana, pakailah waktu-waktu yang ada, dan jangan lupa sisihkan waktu untuk Tuhan. Sisihkan, bukan sisakan.
24 September 2010
change
Pernah gak sih kamu merasa sangat sebal dengan dirimu sendiri. Merasa kesal dengan dirimu? Merasa kalau kamu benar-benar perlu untuk keluar dari dirimu sendiri dan menjadi dirimu yang baru? Bukan berarti kamu tidak mencintai dan menghargai dirimu sendiri, kamu hanya merasa ada yang salah dan kurang dalam dirimu.
I need a change. I'm sick of my life, I need to change something. ANYTHING.
I need a change. I'm sick of my life, I need to change something. ANYTHING.
23 September 2010
temptation
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya-1 Kor 10:13Ayat di atas menguatkan banget di saat seseorang mengalami masalah. Memang gampang berkata bahwa kamu tidak akan dicobai melebihi kekuatanmu tetapi untuk benar-benar mengimaninya itu sangat sulit. Kita tahu pencobaan itu Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita agar kita semakin kuat dan kita juga tahu bahwa Tuhan juga memperhitungkan setiap pencobaan yang Ia ijinkan terjadi dalam hidup kita. You are not alone and never be alone. Terdengar sangat rohani. Tetapi menurut saya dalam hidup ini kita memang sepatutnya memandang semua hal secara rohani juga dan dibutuhkan iman dalam memandangnya. Banyak perkara yang tak dapat kita mengerti mengapa harus terjadi, tapi satu hal yang harus benar-benar kita imani, Tuhan peduli.
14 September 2010
k i s s
Gw mau bertanya, menurut Anda dengan kultur dan budaya timur, kissing (on the lips) saat pacaran itu diijinkan gak? hmmmmm entah pergaulan jaman sekarang yang sudah rapuh apa karena kebanyakan nonton film barat(mm, sekarang film timur seperti Korea, Jepang, Taiwan memuat adegan itu juga sih). Remaja-remaja jaman sekarang (halah) sudah biasa ternyata melakukan hal tersebut.So, what do you think? Kalau menurut gw belum pantes sih sebenanrnya. Apalagi kalau yang melakukan bocah-bocah pelajar haha (sok mentang-mentang udah kuliah) udah gitu bukan yang sekadar on the lips tapi yang ampe........ you know lah. Eh, bukan berarti kuliah boleh lhoo haha .Kenapa gak save the best for the last ya? Kan lebih bagus kalau your first kiss is your wedding kiss. heeeeeem
13 September 2010
envy
Pernah gak lo iri sama orang lain? Gw yakin pernah. Setiap orang pasti pernah merasa iri dengan apa yang dimiliki oleh orang lain karena manusia itu tidak pernah puas. Manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang ia capai dan ia miliki. Kalau seseorang sudah mencapai suatu titik dan orang lain ternyata sudah berada satu langkah di depannya, ia akan berjuang keras untuk mencapai titik yang sama bahkan lebih. Tidak hanya dalam hal prestasi tetapi manusia juga saling iri dengan apa yang dimiliki sesamanya.
Mensyukuri apa yang kita miliki dan tidak terus-menerus melihat ke orang lain memang hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Mata kita lebih terfokus dengan rencana Tuhan yang indah akan hidup orang lain, bukan rencana indah Tuhan atas hidup kita sendiri. Kita lebih sering melihat ke atas, mengeluhkan apa yang tidak kita miliki. Bila kita melihat ke bawah, ada banyak sekali hal yang sebenarnyapatut harus kita syukuri. Berkata-kata memang mudah, melakukannya itu sulit. Intinya sih bersyukur ajah atas hidupmu. Bersyukur buat nafas kehidupanmu, bersyukur buat keluargamu, bersyukur buat orang-orang yang hadir dalam hidupmu, bersyukur untuk kesempatanmu menikmati pendidikan, bersyukur untuk apa yang kau makan,minum,pakai, dan banyak hal lain yang tampak sepele dan sering lupa untuk disyukuri. Bila kita sudah memiliki hati yang senantiasa menyucap syukur, kita tidak akan begitu iri dengan apa yang orang lain miliki.
Matahari tanpa sinar tidak layak disebut matahari. demikian juga dirimu. kau adalah matahari yang seharusnya memancarkan sinar, sekalipun mendung kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat keindahan cahayamu.
AKU sering melihat melihatmu marah ketika kamu melihat orang lain berhasil.
Untuk apa kamu menginginkan keberhasilan orang lain?
Bukankah AKU udah menyediakan suksesmu sendiri?
Kamu tidak pernah mengejarnya, jadi kamu tidak pernah bisa memilikinya.
Matamu tidak terfokus kepada rancangan-Ku yang dahsyat atas hidupmu, melainkan tertuju kepada karya-Ku yang luar biasa atas hidup orang lain.
Jadilah seperti air. Selalu mengalir melewati semua benda, menembus semua sisi dan tanpa batas.
Mensyukuri apa yang kita miliki dan tidak terus-menerus melihat ke orang lain memang hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Mata kita lebih terfokus dengan rencana Tuhan yang indah akan hidup orang lain, bukan rencana indah Tuhan atas hidup kita sendiri. Kita lebih sering melihat ke atas, mengeluhkan apa yang tidak kita miliki. Bila kita melihat ke bawah, ada banyak sekali hal yang sebenarnya
Matahari tanpa sinar tidak layak disebut matahari. demikian juga dirimu. kau adalah matahari yang seharusnya memancarkan sinar, sekalipun mendung kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat keindahan cahayamu.
AKU sering melihat melihatmu marah ketika kamu melihat orang lain berhasil.
Untuk apa kamu menginginkan keberhasilan orang lain?
Bukankah AKU udah menyediakan suksesmu sendiri?
Kamu tidak pernah mengejarnya, jadi kamu tidak pernah bisa memilikinya.
Matamu tidak terfokus kepada rancangan-Ku yang dahsyat atas hidupmu, melainkan tertuju kepada karya-Ku yang luar biasa atas hidup orang lain.
Jadilah seperti air. Selalu mengalir melewati semua benda, menembus semua sisi dan tanpa batas.
8 September 2010
what goes around comes around
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, karma diartikan sebagai: perbuatan manusia ketika hidup di dunia; hukum sebab-akibat. Jadi, menurut kamu, does karma exist? Bagi gw pribadi yes,it does! Seperti yang tertera di kitab suci, apa yang kamu tabur, itu juga yang akan kamu tuai.
Bila dalam hidup kita memberikan hal-hal positif buat sekitar kita, maka yang akan kembali juga hal positif. Berlaku juga untuk sebaliknya. Tak jarang juga sih bila kita berbuat baik, malah dibalas dengan sesuatu yang tidak baik. Tidak perlu khawatir dengan seperti itu. Lagian juga kita berbuat baik bukan supaya dibalas dengan perbuatan baik kan? Kita berbuat baik karena hakikatnya memang itulah yang harus kita lakukan sebagai umat Tuhan. Kita berasal dari Tuhan, Tuhan itu baik, maka kita juga harus menjadi pribadi yang baik. Seperti ada tertulis: kuduslah kamu sebab Aku kudus.
Kembali lagi ke karma. Mungkin kita melihat ada orang yang sering melakukan hal yang tidak baik, tetapi kok hidup mereka tenang-tenang saja, sedangkan yang berbuat baik malah susah hidupnya. Penghakiman itu bukan ada di tangan manusia melainkan di tangan Tuhan. Manusia tidak berhak untuk menghakimi karena pada dasarnya semua manusia itu sama, berdosa.
Gw suka tidak mengerti mengapa orang sanggup berlaku keji seperti membunuh, korupsi (tidak peduli dengan orang lain yang menderita kelaparan), mencopet, memerkosa, dan lainnya. Gw tidak mengerti apa yang ada di otak mereka sehingga tega melakukan perbuatan keji itu. Gw juga tidak mengerti dengan orang-orang yang suka mengadu domba, yang suka memfitnah, yang suka menyebarkan hal yang tidak benar. Gw tidak mengerti apa yang ada di hati mereka dan gw juga tidak tahu apa yang harus gw lakukan dengan keadaan bumi yang penuh manusia seperti itu.
6 September 2010
It's a Love Story
lirik di atas sepenggal dari lagu Taylow Swift yang judulnya Love Story. Postingan ini bukan membicarakan love story gw, tetapi gw ingin berbicara tentang cerita seseorang yang gw kenal. Kita sebut saja pihak wanita dengan si X dan pihak lelaki dengan si Z.
Gw memiliki hubungan dekat dengan X dan gw juga kenal dengan si Z. Biasalah kalau awal-awal wanita suka berbicara: ah, gw gak bakalan suka sama dia! Begitu pula si X. Dia bilang seperti itu kepada gw. Lambat laun waktu bergulir, mereka semakin akrab. Timbullah rasa-rasa awal yang disebut:suka. Dari cerita-cerita si X gw merasa si Z juga memiliki perasaan yang sama (menurut gw). Lambat laun, dengan pemikiran-pemikiran dan dorongan-dorongan orang sekitar, akhirnya mereka mengubah status singlenya menjadi in relationship. Apa yang terjadi kemudian? Kalau tidak salah mereka belum ada sebulan dan berakhir sudah hubungan. Pertama akibat sikap berubah dan kedua ternyata seperti ada pihak ketiga (oops, tapi ini masih ngambang gak jelas juga sih). Sebelum akhirnya mereka putus (secara baik-baik lho), si X merasa kesal dengan Z. Mungkin sangat kesal. Mendengar ceritanya gw sendiri kesal juga sama si Z dan gak nyangka kok si Z begitu (halah gw juga gak kenal dekat sama si Z haha). Akhirnya sekarang mereka menjadi 'sahabat' saja, tetapi si X ternyata masih menyimpan rasa sayang itu.
hmm, satu hal yang mau gw tanggapi adalah cerita yang si X awalnya kesal sekali tetapi akhirnya dia menyadari bahwa dia masih sayang. Gw rasa bukan hanya dia yang mengalami rasa seperti ini. Teman dekat gw (hm,okey,dan gw juga) pernah merasakannya. Awalnya kita berlagak sok-sok merasa tidak apa-apa. Merasa fine-fine ajah, putus ya sudah, kayak cowok cuma dia (kalimat penghibur -____-) Merasa semuanya gampang berlalu dan nanti juga hilang sendiri. Ternyataaaaaaaaaaaaa jeng jeng jeng
Menurut apa yang gw alami dan teman-teman gw alami gw merasa kalau cewek lebih perasa ya dibanding cowok dalam menjalin hubungan. mmmm, gak tahu juga sih, ini hanya kesimpulan pribadi berdasarkan pengalaman. Kalau cowok dengan gampangnya punya cewek baru dalam kurun waktu dekat, sedangkan si cewek masih larut dalam kegalauan, meratapi kenangan masa lalu (halah).
huaaaaaaaaaaaah saya menjadi ingat si Mr.EX. Sudah lama tidak melihat beliau (bodoamatbodoamat). Sampai sekarang hubungan silahturahmi (?) masih buruk. Bisa gak ya membaik? mmmm I hope
5 September 2010
Go Green!
Panasnya Jakartaaaaaaaaaa!
Saya kembali ke kota saya tercinta, Jakarta. Kota tempat saya bersekolah dari TK B sampai SMA, kota tempat saya menghabiskan tahun-tahun hidup saya, kota yang disuatu titik sudutnya terdapat rumah saya. Saya merindukan kota ini saat saya berada di Bandung. Saya merindukan rumah dan gereja saya hehe. Sesampainya saya di Jakarta, kota ini terasa begituhangat panas (apa karena udah sebulan di Bandung ya haha).
Climate change. Makin lama suhu kota ini makin panas. Suhu bumi ini makin meningkat. Mana kepedulian masyarakat? mmmm, sok banget gw haha. Sejujurnya gw sendiri masih menyumbang kenaikan suhu bumi ini. Masih memakai banyak tissue (meler terus sih), suka membuang-buang kertas, kadang memakai listrik seenaknya, dan hal-hal lainnya. Di kampus, gw ikut unit U-Green. Gw tertarik ikut unit itu karena tergugah (halah) waktu mendengar pidato ilmiah dosen meteorologi waktu sidang senat terbuka. Tuhan menciptakan bumi ini baik adanya dan mempercayakannya kepada manusia. Apa yang telah manusia (baca:gw) perbuat? Mana tanggung jawab manusia memelihara bumi ini?
Berhubung gw adalah (calon) anggota U-Green, gw harus bersikap layaknya orang yang peduli lingkungan. Di mulai dari hal-hal kecil,yaitu mengurangi kantong plastik. Gw sudah melakukannya lhoo hehe. Kalau mau pergi belanja jangan lupa bawa tas belanja. Gw sudah beberapa kali menolak memakai plastik saat berbelanja. Selain itu, buang sampah pada tempatnya,ya. Di beberapa tempat sudah dipisahkan sampah organik dan anorganik. Buanglah pada tempat sampah yang benar! Jangan buat tulisan 'anorganik' dan 'organik' itu hanya sebagai penghias. Lalu, hemat juga pemakaian listrik,yaaaa.
Kita ini hidup berdampingan dengan alam. Cintai lingkungan hidupmu dan ia akan memberikan hal positif kepadamu.
Imud, hijaukan dunia. Aye!
Saya kembali ke kota saya tercinta, Jakarta. Kota tempat saya bersekolah dari TK B sampai SMA, kota tempat saya menghabiskan tahun-tahun hidup saya, kota yang disuatu titik sudutnya terdapat rumah saya. Saya merindukan kota ini saat saya berada di Bandung. Saya merindukan rumah dan gereja saya hehe. Sesampainya saya di Jakarta, kota ini terasa begitu
Climate change. Makin lama suhu kota ini makin panas. Suhu bumi ini makin meningkat. Mana kepedulian masyarakat? mmmm, sok banget gw haha. Sejujurnya gw sendiri masih menyumbang kenaikan suhu bumi ini. Masih memakai banyak tissue (meler terus sih), suka membuang-buang kertas, kadang memakai listrik seenaknya, dan hal-hal lainnya. Di kampus, gw ikut unit U-Green. Gw tertarik ikut unit itu karena tergugah (halah) waktu mendengar pidato ilmiah dosen meteorologi waktu sidang senat terbuka. Tuhan menciptakan bumi ini baik adanya dan mempercayakannya kepada manusia. Apa yang telah manusia (baca:gw) perbuat? Mana tanggung jawab manusia memelihara bumi ini?
Berhubung gw adalah (calon) anggota U-Green, gw harus bersikap layaknya orang yang peduli lingkungan. Di mulai dari hal-hal kecil,yaitu mengurangi kantong plastik. Gw sudah melakukannya lhoo hehe. Kalau mau pergi belanja jangan lupa bawa tas belanja. Gw sudah beberapa kali menolak memakai plastik saat berbelanja. Selain itu, buang sampah pada tempatnya,ya. Di beberapa tempat sudah dipisahkan sampah organik dan anorganik. Buanglah pada tempat sampah yang benar! Jangan buat tulisan 'anorganik' dan 'organik' itu hanya sebagai penghias. Lalu, hemat juga pemakaian listrik,yaaaa.
Kita ini hidup berdampingan dengan alam. Cintai lingkungan hidupmu dan ia akan memberikan hal positif kepadamu.
Imud, hijaukan dunia. Aye!
Langganan:
Postingan (Atom)
























