31 Oktober 2010

I need a change

saya sebenarnya tidak tahu apa yang ingin saya tulis, tetapi saya ingin menulis sesuatu. Hari ini saya tidak enak badan (terus?), seharian di kosan (baru mau gereja nanti jam 6), meratapi kesendirian (zzzz). Saya senang sekali, kedua orang tua saya beserta uda (om) saya mengunjungi saya ke kosan. Walau hanya sebentar, saya merasa senang dan gembira. Saat ini mereka sedang dalam perjalanan pulang. Semoga mereka sampai rumah dengan selamat tanpa kekurangan suatu apa pun (amin). Hari ini saya tidak merasa baik, bukan hanya keadaan fisik, melainkan juga keadaan mental saya. Bukan hanya karena kesepian, tetapi saya merasa sangat sangat sangat sedih karena otak saya tidak bekerja dengan baik. Saya menumpuk banyak sekali hal untuk dikerjakan. Ya, saya tahu saya sangat salah. Saya tidak pandai mengatur waktu dan menentukan prioritas. Sekarang saya hanya bisa menyesal. Hari ini saya ingin belajar fisika, mengejar bab yang tertinggal yang saya belum pahami benar, dan otak saya tidak mau berkompromi. Ia tidak mau bekerja dengan baik! Saya sangat sedih, menyedihkan sekali. Saya merasa sangat bersalah kepada Tuhan dan orang tua saya. Saya tidak tahu harus bagaimana. Fisika, kalkulus, kimia, menumpuk semua. Belum lagi KPIP  buat UTS Jumat nanti. PR kalkulus juga belum selesai, karena saya tidak tahu bagaimana harus mengerjakannya. Where have I been? Saya menyesal. Sangat menyesal. Saya tak tahu harus bagaimana dan saya sangat merasa sedih dan bersalah.  Otak ini tidak mau berkompromi karena saya. Karena saya tidak mengasah ia dengan baik. Karena saya membiarkan dia beristirahat terlalu lama sehingga ia terlena dalam tidurnya. I need a change. I have to change everything. Saya tidak mau membawa kekecewaan (lagi). Saya tidak mau memberi kesedihan. Saya tidak mau memberi kegagalan. Saya mau memberikan senyum kebanggaan. dan karena itu, Tuhan, saya sangat membutuhkan bantuanmu. Saya sangat memerlukan Engkau. Saya sangat memerlukan uluran tangan-Mu. Ya Tuhan tiap jam kumemerlukan-Mu. Saya sadar saya sangat salah. Saya meminta maaf. Bantulah saya untuk berubah. Saya harus berubah. Sekarang.
"Your future depands on what you do today"
datanglah semangat belajarku. datanglah kemampuan belajarku. Saya membutuhkanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar