7 September 2011

free days

Liburan sudah berakhir. libur semester dan libur lebaran. habis sudah masanya leha-leha tanpa memikirkan tugas, ujian, praktikum, beserta kawan-kawannya itu. daaaan tiga bulan ini semacam akan menjadi tiga bulan yang mengerikan kalau tidak bisa me-manage waktu dengan baik. empat praktikum setiap minggu kedua, les inggris dua kali seminggu, laporan, tugas, ujian yang akan segera datang, daaaaan kehidupan sosial seperti kepanitiaan ini itu menanti. hal-hal tersebut membuat ilfeel banget untuk memulai esok hari. tapi kalau maunya lenye-lenye terus gimana mau sukses?
talking about holidays, my holidays were like a hell. no vacation. mulai dari libur tiga bulan, libur semesteran, sampai libur dua minggu, libur lebaran. benar-benar gak ada menikmati yang namanya liburan. bukan karena ada tugas atau karena masa kaderisasi kemaren itu, tapi karena memang tidak ada refreshing sama sekali. tidak melihat alam (baca: pantai, pegunungan, dan kekayaan alam lainnya).
benar-benar tidak enak punya orang tua (terutama bokap, sang pencari nafkah) yang tidak suka bepergian, yang lebih suka menghabiskan semua hari kosongnya di dalam rumah, mendengarkan lagu-lagu lawas. rasanya pengen teriak keras-keras kalau otak gue sangat butuh refreshing. sudah lama sekali tidak pernah refreshing. sangat lama. gw ingat banget dari lulus SMP sampai gue udh kuliah tingkat dua gini mana ada pernah refreshing dan berlibur ke luar kota. dan ini sempat membuat gw jenuh dan muak sehingga emosi membara bagai diberi minyak tanah terus menerus -______- I really really didn't enjo my holidays :(
and here I am, waiting for hours to come back to reality. wishing I can pass this term with smile. no stress, no bad GPA, no regrets.


ps: oh ya, satu hal yang gw sadari di libur ini, entah mengapa gw merasa tali persaudaraan seperti mengendur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar